Al Habib Sayid Hatim bin Ahmad Al Ahdal

Juli 19, 2009 at 11:25 am Tinggalkan komentar

Sebagian perawi sejarah menulis bahwa Sayid Hatim bin Ahmad adalah seorang wali besar yang hebat kekaramahannya. Beliau pernah tinggal di Mekkah dan Madinah selama beberapa tahun kemudian menetap di kota Makha (Yaman).

Diriwayatkan bahawa beliau pernah berkata: “Nabi s.a.w. mengangkatku jadi penguasa di desa dan seluruh kawasan ini”. Diriwayatkan pula bahawa beliau pernah memberitahukan beberapa kejadian yang akan terjadi pada empat tahun mendatang. Ternyata semua yang dikatakan beliau itu terjadi sama seperti yang dikatakannya.

Sebahagian penguasa yang zalim pernah mengeluarkan pengumuman untuk mensita harta seorang keluarga Ahlul Bait secara tidak wajar. Orang itu pergi melaporkan pada Sayid Hatim bin Ahmad apa yang akan dilakukan oleh penguasa tersebut. Kata Sayid Hatim: “Berikan apa saja yang akan disita, sesungguhnya ia tidak akan dapat menjamahnya sedikitpun”. Waktu penguasa tersebut tiba di rumah orang itu, si pemilik rumah membiarkan saja apa yang dilakukan oleh penguasa zalim itu. Waktu hendak dipegangnya harta yang akan disitanya itu ia merasakan pedih pada sekujul tubuhnya sehingga ia berteriak-teriak sambil bertari dan meniaggalkan harta yang akan disita dengan tidak wajar itu.

Pada suatu hari pelayan beliau mengadu bahwa untuk hari itu tidak ada wang yang akan dimakan. Lalu beliau mengambil sapu tangannya yang kosong dan dikeluarkan dari dalamnya beberapa dirham sambil berkata: “Aku diberi izin oleh Allah untuk menggunakannya sekedar keperluan kami saja”.

Ada seorang yang memfitnah dan membusuk-busukkan nama beliau di khalayak ramai. Waktu berita itu didengar, beliau hanya mengeluarkan satu bait syair yang isinya bahawa yang berbuat fitnah itu kelak akan digigit ular. Apa yang dikatakan oleh Sayid Hatim itu benar-benar terjadi. Orang yang suka memfitnah beliau itu pada malam harinya digigit ular pada lidahnya hingga mati.

Sayid Hatim bin Ahmad wafat dikota Makha, Yaman pada tahun 101 M.

Dipetik dari: Kemuliaan Para Wali – karangan Zulkifli Mat Isa, terbitan Perniagaan Jahabersa

Entry filed under: Alawiyyin. Tags: , , , , .

Al Habib Sholeh bin Mukhsin Al Hamid (Habib Sholeh Tanggul-Jember) Al Habib Salim bin Jindan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Asmaul Husna


Ayat – Ayat Al Qur’an

Doa – Doa

 

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي

“Wahai Rabbku, berikanlah taufik bagiku untuk bersyukur atas nikmat-Mu yang Kau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk menunaikan amal shalih yang Engkau ridhai, dan berikanlah kebaikan pada keturunanku.” (Q.S. Al-Ahqaf:15)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ

“Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Rabb kami, perkenankanlah doaku. Ya Rabb kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan seluruh orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (Q.S. Ibrahim:40-41)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا

“Ya Allah, anugrahkanlah kepada kami istri-istri dan anak-anak kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S Al-Furqan:74)

Kategori

Jadwal Sholat

Sponsor

Blog Stats

  • 73,516 hits

Feeds


%d blogger menyukai ini: