As Syech Al Imam Ahmad Syahabuddin Al Akbar

Juli 18, 2009 at 11:23 am Tinggalkan komentar

Uraian mengenai keturunan As Syech Al Imam Ahmad Syahabuddin Al Akbar

As Syech Al Imam Ahmad Shahabuddin Al Akbar, lahir 887 H dan wafat di Tarim tahun 946 H. mempunyai 3 orang putra, yakni:

Umar, wafat di Tarim 957 H. keturunannya ada di Tarim. Mempunyai 4 orang putra yaitu :

1. Husin, wafat di Tarim 997 H, mempunyai 4 orang putra kemudian terputus.
2. Ali, wafat di Tarim 991 H, keturunannya terputus pada generasi ke 3.
3. Abdullah, wafat di Makkah 992 H, keturunannya terputus pada generasi kedua.
4. Syahabuddin, wafat 982 H mempunyai 3 orang putra yakni:

* Abdurrahman, keturunannya terputus.
* Muhammad, keturunannya terputus.
* Umar Al Mahjub, keturunannya tersebar ke Malabar, Taliwang (Sumbawa), Dzofar (Oman), Palembang, Gresik, Tarbeh, India dan Abi Aris.

Muhammad Al Hadi As Syahid, wafat Syahid di India 971 H. Mempunyai 4 orang putra yaitu:

1. Alwi, terputus.
2. Ahmad, mempunyai anak Umar Al Mahzub, terputus.
3. Husin, keturunannya dalam jumlah kecil tersebar di Aden dan Tarim.
4. Idrus, keturunannya masuk India kemudian tersebar ke Pekalongan, Bulungan, Singapura, Bogor, Jakarta dan Palembang. Keturunan ini sebagian besar memakai gelar Syahabuddin/Shahab, sebagian kecil memakai gelar Al Hadi Al Ahmad Syahabuddin Al Akbar.

Abdurrahman Al Qadhi, lahir 944 dan wafat di Tarim 1041 H. Mempunyai 5 orang putra yakni:

1. Abubakar, wafat di Tarim 1061 H, keturunannya tersebar di Malabar, Jakarta, Pekalongan, India dan Palembang.
2. Umar, mempunyai anak Abdullah (wafat di Besuki 1067 H), Abdullah mempunyai anak Muhammad (wafat 1088 H), keturunannya terputus.
3. Muhammad Al Hadi, wafat di Tarim 1040 H, keturunannya tersebar di Aden, Malaka, Gresik, Malabar, Tarim, Bogor, Pulau Pinang, Banjarmasin, Samarinda, Sumbawa, Ampenan, Surabaya dan Palembang.
4. Abdullah, datuk dari Al Hadi bin Ahmad yang ada di Malabar.
5. Ahmad Syahabuddin Al Asghor, wafat di Tarim 1036 H, mempunyai 4 orang putra yakni:

* Umar, terputus.
* Abdullah, terputus.
* Husin, keturunannya terputus.
* Muhammad, wafat di Tarim 1100 H. mempunyai 4 orang putra yakni:

1. Idrus, wafat di Tarim 1163 H. keturunannya menyebar di Malaka, Kedah, Pulau Penang, Palembang (Pegayut). Kelompok ini dipanggil dengan Al Zein bin Idrus Syahabuddin.
2. Ali, wafat di Tarim 1104 H. mempunyai 4 orang putra yakni :

* Ahmad, wafat waktu kecil di India, terputus.
* Muhdhor, keturunannya terputus pada generasi ke 2.
* Idrus, wafat di Tarim Jumadil Awwal 1128 H, kelompok ini di panggil dengan Al Bin Idrus Syahabuddin. keturunannya tersebar di Tarim, Gresik, Jakarta, Pekalongan, Dhamun (Hadramaut), Solo, Singapura, Surabaya, Batu Pahat (Kalimantan), dan Palembang.
* Muhammad wafat tahun 1107 H mempunyai 3 orang putra yakni:

1. Ahmad, (wafat di Thoif), mempunyai seorang putri, keturunannya terputus.
2. Syech, wafat di Tarim 1173 H. keturunannya tersebar di Tarim, Bogor, Jakarta, Banyuwangi, Dhamun (Hadramaut), Pekalongan, Bangka dan dalam jumlah yang sangat besar di Palembang. Di dalam keluarga Syahabuddin, keluarga ini disebut Syahabuddin Al bin Syech.
3. Husin, wafat di Tarim 1144 H. keturunannya tersebar di Pulau Penang, Kedah, Banjarmasin, Pekalongan, Muar (Malaysia), Cirebon, Toboali (Bangka), Jakarta, Semarang, Singapura, Madura, India, Amman dan dalam jumlah yang sangat besar mereka ada di Palembang. Di dalam keluarga Syahabuddin, keluarga ini disebut Syahabuddin Al bin Husin. Al Habib Husin ini berputra 2 yaitu:

* Muhammad Az Zhahir (wafat di Palembang), keluarga ini disebut sebagai “Syahabuddin Az Zhahir bin Husin”
* Abdullah, wafat di Tarim 1183 H.

Di dalam keluarga Syahabuddin keluarga ini disebut “Syahabuddin Al bin Husin”

3. Umar, wafat di India, keturunannya dalam jumlah sedikit ada di Oman.
4. Ahmad Syahabuddin, mempunyai anak Muhammad Al Masyhur (datuk dari Al Habib Mufti Hadramaut shohibul Fatwa As Syech Abdurrahman bin Muhammad bin Husin Al Masyhur). keturunannya ada di Jakarta, Singapura, Surabaya, Sailon, Tarim, Sumenep, Palembang dan Batu Pahat (Banjarmasin). Keluarga ini didalam ilmu nasab disebut “Al Masyhur Syahabuddin”.

Sumber: Naqobatul Asyrof Al-Qubro

Entry filed under: Alawiyyin. Tags: , , , , , .

Al Imam Al Qutb Abdurrahman Assegaff Al Habib Abil Qhoits bin Ahmad bin Umar Al Ahmad As Syahid Al Faqih (Bal Ghoits)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Asmaul Husna


Ayat – Ayat Al Qur’an

Doa – Doa

 

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي

“Wahai Rabbku, berikanlah taufik bagiku untuk bersyukur atas nikmat-Mu yang Kau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk menunaikan amal shalih yang Engkau ridhai, dan berikanlah kebaikan pada keturunanku.” (Q.S. Al-Ahqaf:15)

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ

“Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Rabb kami, perkenankanlah doaku. Ya Rabb kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan seluruh orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” (Q.S. Ibrahim:40-41)

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا

“Ya Allah, anugrahkanlah kepada kami istri-istri dan anak-anak kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S Al-Furqan:74)

Kategori

Jadwal Sholat

Sponsor

Blog Stats

  • 73,519 hits

Feeds


%d blogger menyukai ini: